Book Now

Adventure and Heritage Activities

Adventure and Heritage Activities

HUTAN PINUS 

alt

Hutan Pinus Mangunan Dlingo, Bantul merupakan salah satu hutan pinus alternatif selain hutan pinus top selfie Magelang. Lokasi Hutan Pinus Mangunan Dlingo, Bantul ini memang berdekatan dengan tempat wisata seperti perkebunan Mangunan hingga area makan raja-raja kesultanan Mataram Yogyakarta.

Hutan Pinus Mangunan Dlingo, Bantul ini merupakan area terbuka yang sangat menawan. Pohon-pohon tinggi yang menjulang akan menjadi pesona tersendiri bagi pasangan untuk melakukan selfie romantis di Hutan Pinus Mangunan Dlingo Bantul.

Hutan Pinus Mangunan Dlingo, Bantul juga menjadi salah satu destinasi para pesepeda dari Yogyakarta. Tak berbeda jauh dengan lokasi Tebing Keraton Bandung yang kerap menjadi tempat berkumpulnya para penggemar hobi sepeda gunung. Jalurnya yang mendaki akan menjadi tantangan sendiri bagi para pesepeda.

 

KEBUN BUAH MANGUNAN

alt

Udaranya sejuk dan pemandangannya luar biasa. Kebun Buah mangunan terletak di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta. Lokasi ini mulai dibangun oleh Permerintah Kabupaten Bantul pada Tahun 2003 di atas seluas 23,3415 hektar pada ketinggian 150-200m diatas permukaan laut. Titik ketinggian tersebut membuat kawasan ini memiliki udara yang sejuk serta pemandangan pegunungan seribu.

Bisa berlibur sekaligus mempelajari tumbuh-tumbuhan secara langsung. Potensi wisata yang bisa dilakukan wisatawan di sini adalah mengamati berbagai macam buah-buahan yang ditata dengan apik sesuai dengan kondisi kemiringan bukit mangunan antara lain  durian, mangga, rambutan, jambu air, jeruk, sawo, duku, serta manggis. Di samping itu terdapat pula buah-buahan lain yang jumlahnya relatif sedikit seperti  matoa, kelengkeng, jambu biji, cempedak dan belimbing. Untuk menambah kesejukan selain tanaman buah-buahan terdapat pula tanaman jati, king grass, pagar hidup berupa salak, magium dan pinus.

 

BOROBUDUR TEMPLE

alt

   This famous Buddhist temple, dating from the 8th and 9th centuries, is located in central Java. It was built in three tiers: a pyramidal base with five concentric square terraces, the trunk of a cone with three circular platforms and, at the top, a monumental stupa. The walls and balustrades are decorated with fine low reliefs, covering a total surface area of 2,500 m2. Around the circular platforms are 72 openwork stupas, each containing a statue of the Buddha. The monument was restored with UNESCO's help in the 1970s.

 

PRAMBANAN TEMPLE

alt

Candi Prambanan or Candi Rara Jonggrang is a 9th-century Hindu temple compound in Central Java, Indonesia, dedicated to the Trimurti, the expression of God as the Creator (Brahma), the Preserver (Vishnu) and the Destroyer (Shiva). The temple compound is located approximately 17 kilometres (11 mi) northeast of the city of Yogyakarta on the boundary between Central Java and Yogyakarta provinces.

The temple compound, a UNESCO World Heritage Site, is the largest Hindu temple site in Indonesia, and one of the biggest in Southeast Asia. It is characterized by its tall and pointed architecture, typical of Hindu architecture, and by the towering 47-metre-high (154 ft) central building inside a large complex of individual temples. Prambanan attracts many visitors from around the world.

 

 RATU BOKO

alt

Ratu Boko is an archaeological site known to modern Javanese as Kraton Ratu Boko or Ratu Boko's Palace. Ratu Boko is located on a plateau, about three kilometres south of Lara Jonggrang Prambanan temple complex in Yogyakarta Indonesia. The original name of this site is still unclear, however the local inhabitants named this site after King Boko, the legendary king mentioned in Loro Jonggrang folklore. In Javanese, Ratu Boko means "Stork King".

The site covers 16 hectares in two hamlets (Dawung and Sambireja) of the village of Bokoharjo and Prambanan, Sleman Regency. In striking contrast to other Classic-period sites in Central Java and Yogyakarta, which are remains of temples, Ratu Boko displays attributes of an occupation or settlement site, although its precise function is unknown. Probably the site was a palace complex which belonged to the kings of Sailendra or Mataram Kingdom that also built temples scattered across the Prambanan Plain. The argument was based on the fact that this complex was not a temple nor building with religious nature, but a fortified palace instead which evidence of a remnant of fortified walls and the dry moat of defensive structures.[3] The remains of settlements also founds in Ratu Boko vicinity. This site is located 196 m above the sea level, on the highest point in the site, there is a small pavilion from which one will be able to see a panoramic view of Prambanan temple with Mount Merapi as the background.

 

TEBING BREKSI

alt

Tebing Breksi merupakan tempat wisata yang sedang populer di Yogyakarta. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang mengunjungi tempat ini. Hal ini terjadi karena Tebing Breksi adalah obyek wisata baru, Tempat wisata Tebing Breksi sudah dibuka sejak 30 Mei 2015 lalu.

Tebing Breksi ini merupakan tempat wisata alternatif yang bisa dikunjungi wisatawan karena tergolong baru. Suguhan Taman Tebing Breksi merupakan deretan tebing batu breksi yang menjulang sangat indah.

Tebing ini merupakan wisata alam yang terbentuk jutaan tahun lalu, akan tetapi karena adanya aktivitas penambangan sehingga tempat ini memiliki ornamen-ornamen pahatan. Bekas dari aktivitas penambangan juga membuka penampang dinding tebing sehingga terlihat struktur batuan seperti kue lapis. Tidak sedikit wisatawan yang mengabadikan foto untuk mengambil momen dari keindahan Tebing Breksi Yogyakarta. Dari atas tebing, pengunjung juga bisa melihat landscape kota Yogyakarta, hilir mudik pesawat di Bandara Adi Sucipto, dan juga Candi Prambanan. Keindahan Tebing Breksi Yogyakarta berlokasi tidak jauh dari pusat kota Jogja. Letaknya dekat dengan Candi Ijo, tepatnya di Dusun Groyokan.

 

LAVA TOUR

alt

Experiencing an adventurous Merapi Jeep adventure with taking an off road jeep on a Merapi Lava tour to see the real and the most exotic side of Mt. Merapi. During the trip we can trace the the slope of Mt. Merapi that is totally destroyed after the last great eruption of Merapi in November 4th and 5th , 2010. 
 
 
 
BEACH IN JOGJAKARTA (GUNUNG KIDUL)
POK TUNGGAL, SADRANAN, SIUNG, TIMANG, NGLAMBOR, ETC
 
alt
 
 
alt
 
 
 
 
alt